Rendah Diri

No one can defeat us unless we defeat ourselves
Dwight Eisenhower

Rasa rendah diri sering menghantui banyak orang. Orang rendah diri merupakan kebalikan dari orang yang terlalu percaya diri yang kadang-kadang lebai. Orang rasa rendah diri mempunyai pencitraan diri yang buruk sehingga sulit untuk berkembang. Rasa rendah diri yang dalam bahasa Inggris disebut “Inferiority complex” merupakan suatu syndrome atau penyakit yang sangat mengganggu dalam kehidupan pribadi seseorang. Orang ini seringkali menyia-nyiakan peluang yang ada dihadapannya, karena tidak memiliki percaya diri. Biasanya orang tersebut merasa tidak cukup baik, tidak berdaya dalam berbagai segi, tidak memiliki tujuan hidup dan tidak mendapat tempat dalam pergaulan.

Syndrome ini bukan saja menghinggapi orang yang ekonomi atau pendidikannya lemah tetapi juga orang berpendidikan tinggi. Ada seorang teman saya sangat pandai bergelar S3, tetapi kalau harus ketemu wanita bisa bergemeteran, hingga saat ini yah belum menikah. Setiap harus bertemu wanita rasa percaya dirinya hilang.

Eleanor Roosevelt berkata,”Tidak ada seorang pun yang dapat merendahkan diri kita kecuali kita mengijinkannya” Jadi kita yang menempatkan staTus kita. Kita sendiri yang merasa kita tidak berguna, tidak mampu, tidak layak, tidak berbakat dan segala atribut negatif lainnya.

Rasa rendah diri merupakan suatu ancaman yang serius bagi banyak orang. Ia dapat menghilangkan banyak kesempatan dan peluang dalam hidup seseorang. Saya mempunyai seorang karyawan yang mempunyai kemampuan bahkan kemampuan memimpin namun karena dalam mencapai jabatannya ia merangkak dari bawah ia tidak berani melangkah maju. Ia tidak percaya bahwa dia mampu. Walau pun didorong-dorong ia masih tidak yakin akan kemampuannya sendiri.

Ada beberapa faktor yang menyebakan orang rendah diri.

1. Akibat penolakan orang lain
2. Tidak percaya diri
3. Latar belakang keluarga meliputi budaya, sosial dan ekonomi
4. Takut bersaing
5. Mengalami kegagalan

Seorang motivator Singapura ternama Adam Khoo mempunyai rasa rendah diri karena orang tuanya selalu menghina dia. Ia tidak menguasai matematika kelas 4 waktu ia duduk di SMP 1. Ia sampai disekolahkan di sekolah paling buruk di Singapura, Namun ada seorang bernama Ernest Wong yang mengubah kehidupannya, Kepercayaayn dirinya ditumbuhkan dan berhasil menjadi mahasiswa terbaik di NUS. Kini Khoo sudah sukses sebagai motivator ulung.

Ada juga orang yang dalam hidupnya kalah bersaing. Misalnya ia suka membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain, akibatnya ia merasa rendah diri. Ada juga orang merasa dirnya rendah karena cacat tubuh sehingga malu bertemu orang. Banyak orang cacat saja merasa yakin masa depannya, masa kita yang memiliki tubuh yang utuh tidak yakin.

Ada sebuah pepatah Tionghoa berkata, “ Setiap batang rumput akan mendapat setetes air embun dari Tuhan” Artinya Tuhan mempunyai rencana dalam setiap kehidupan seseorang, walalu pun kelihatannya diawali dengan kepahitan. Yang penting maukan kita ubah kepahitan menjadi suatu hal yang manis?

Beberapa tip yang dapat diberikan:
1. Bangkitkan rasa percaya diri
Biasanya penghinaan, penolakan, pembunuhan karakter atau bullying dapat melumpuhkan kehidupan seseroang. Kita jangan mau dipengaruhi oleh kata-kata penghinaan dari seseorang. Kita harus sadar kita diciptakan oleh Tuhan sebagai mahluk yang indah dan bukan diciptakan oleh kata-kata penghinaan seseorang. Jangan mau dintimidasi walau pun sakitnya seperti hati diiris sembilu. Jangan biarkan luka itu terbuka terus. Beri obat, lupakan dan serahkan pada Tuham Russell L.Mason berkata “ If you can lay your head on your pillow each night knowing you gave hundred percent to your day, success will find you”. Tidurlah dan berbuatlah sebaik mungkin dengan apa yang anda miliki,Syaratnya bangkit satu kali lagi. Titik.

2. Anda juga bisa
Percayalah Anda juga bisa mengalahkan rasa rendah diri, Ada seorang yang pernikahannya gagal, dipecat dari pekerjaannya dan tinggal di mobil tua miliknya yang terakhir. Seorang pendeta menghampirinya dan berkata, “Nak mengapa kamu mengurung diri, kamu juga bisa. Ia mendengarkan nasihat pendeta, membuang rasa gagalnya, bekerja kembali dan akhirnya bisa membeli apartemennya kembali. Ia hanya perlu dorongan dari seseorang. John Wooden berkata, “Ability will get you to the top, but it takes character to keep you there”. Kemampuan dapat membawa Anda ke puncak, tetapi karakter yang membuat Anda dapat bertahan di puncak.

3. Perlu mentor
Manusia yang rendah diri memerlukan seorang mentor untuk bangkit, Dalam sebuah film berjudul “Hancock” digambarkan seroang super hero, tetapi mempunyai inferiroity complex. Takut bergaul bahkan talut wanita, karena seluruh orang mencap dia berengsek. Ia peminum alkohol namun suka menolong orang yang kesulitan. Oleh Ray seorang public relation yang mendorong dia, ia dikembalikan martabatnya. Ia mulai belajar memuji orang dengan berkata, “Kamu berbuat baik” dan akhirnya menjadi seorang berguna.
Helen Keller seorang yang buta berkata, “Alone we can do so little, together we can do so much” Dalam dunia ini kita perlu seorang mentor, karena bersama-sama kita dapat berbuat banyak.

4. Tuhan akan membantu
Dalam kelemahan kita yang mersa rendah diri Tuhan akan membantu, Mamur 59:17 berkata, “Tetapi aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku.” Ia siap membantu setiap saat asal Anda untuk berjalan BERSEPATU – “Bergantung sepenuhnya pada Tuhan” .Tentukan langkahmu dengan penuh kepercayaan dan kebrhasilan menanti Anda

Nah tunggu apa lagi, bangkitlah dan ubahlah rasa rendah diri menjadi rasa percaya diri

Every great achievement is the victory of a flaming heart
Ralph Waldo Emerson

One thought on “Rendah Diri

  1. Selalu merasa rendah diri adalah penyakit yang membutuhkan obat. Bukan sembarang obat tetapi “pengenalan kesalahan mental”.
    Posting yang sangat bermanfaat dan salam kenal.
    I wait behind the visit. Thks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s