Lilin-lilin Kecil

A candle loses nothing by lighting another candle.
James Keller

Kalau kita ingin belajar untuk egois atau mementingkan diri sendiri, kita dapat belajar dari sebatang lilin. Ia tidak menuntut apa –apa. Ia dinyalakan untuk berkorban menerangi sekitarnya. Sebuah lilin juga dapat menyalakan ratusan lilin lain tanpa mengurangi kemampuannya untuk memberi cahaya ke sekitarnya. Kita dapat juga menarik pelajaran dari lilin bagaimana kita membagikan kebaikan hidup ini tanpa kebaikan kita akan berkurang. masalahnya kita sering enggan memberikannya, karena kita takut menjadi kekurangan.

Seberapa gelap lingkungan kita sekali pun sebuah lilin kecil tetap memberi terang, Luar biasa. Betapa kecil peran kita, keadaan kita, keuangan kita. Kita tetap dapat menjadi berkat, kalau kita mensyukuri dengan apa yang kita miliki dan membandingkannya dengan orang yang kurang beruntung.
Orang tua kita adalah contoh lilin kehidupan kita. Waktu kita kecil orang tua mau berkorban, waktu kita dewasa kita perlu berkorban untuk anak kita., karena itu adalah siklus kehidupan. Namun hal ini tidak selalu terjadi. Banyak orang hidupnya tidak melingkar, tetapi membengkok, karena dia tidak sadar bahwa di sudah diberi berkat, dan harus menyalurkannya. Bahkan ada orang tua sampai tidak mengakui anak, atau membunuh anaknya, Alam tidak dapat ditentang, sesuatu yang tidak berjalan dengan hukum alam dan Tuhan tidak akan membawa berkat. Pohon mati untuk menimbulkan benih baru, Itulah siklus kehdupan.

Waktu kita ulang tahun kita menyalakan lilin. Apakah usia kita betambah atau berkurang, itu tergantung sudut pandang kita. Kalau kita melihat dari segi positif dengan bertambah umur kita akan menjadi makin bijak. Bukankah uban di kepala menandakan bahwa kita sudah makin bijak. Kalau dari segi negatif, berarti kita akan mendekati kematian, kita jadi takut tua, dan berusaha untuk memanipulasinya. Hidup kalau sudah mempunyai tujuan akhir hidup akan mengalir saja. John Wood seorang mantan eksekutif Microsoft yang sangat berhasil secara ekonomis, sangat kaya, tetapi merasakan kakayaannya belum menemukan arti hidup Di ketinggian 12.000 kaki dari permukaan laut, dengan diterangi sebatang lilin di Nepal ia menemukan gagasan untuk menyediakan buku bacaan bagi orang- orang miskin disana. Ditengah temaram lilin ia berpikir, ”tidaklah peting jika kita memiliki kekayaan materi, Apa yang sesungguhnya yang penting adalah-apa yang kita lakukan dengan kekayaan itu?” Dalam catatn hariannya ia menulis. Jika kita harus menggunakan uang kita sekarang untuk membeli barang-barang buat dirisendiri, tak akan ada akhirnya. Namun kalau kita memberikan bagi merka yang kurang beruntung, kita memang tidak akan memperoleh sesuatu sebagai balasan kecuali perasaan hangat dalam hati kita dan pengetahuan yang kita miliki dalam otak kita bahwa kita telah menjadikan dunia sebuah tempat yang lebih baik.

Di tengah kedinginan dan redup sebatang lilinlah timbul gagasan untuk mendirikan organisasi nirlaba Room to Read yang menyediakan buku-buku bagi orang kurang beruntung. Kini sudah 7.000 perpustakaan yang didirikan dan John. Ia mendapat anugerah TIME Asia’s Heroes Award 2004. Ternyata sebatang lilin bisa menimbulkan gagasan besar yang berguna bagi umat manusia.

1. Berkorban
Sebatang lilin selalu berkorban, melelehkan dirinya demi menerangi sekitarnya. Dia akan terus menyala sampai sumbu terakhir, karena seberapa kecilpun sebuah cahaya ia dapat mengatasi kegelapan. Hidup kita juga perlu berkorban, apa yang kita miliki perlu menjadi berkat dan kekuatan kepada yang lain. Seperti lilin dapat melipat gandakan penerangan pada yang lain, Sebuah pepatah berkata, “A candle loes nothing by lighting another candle”

Jadi jangan kuatir dengan memberi anda tidak kehilangan apa-apa. Gagasan adalah garis pemisah antara orang berhasil dan tidak, Gagasan itu sangat penting dalam hidup ini. Hanya melalui suatu gagasan yang cemerlang hidup seseorang dapat berubah. Sayangnya ia hanya datang dalam waktu 12 detik saja. Kalau Anda tidak meraihnya dan segera mencatatnya ia dapat hilang tidak berbekas.
Mencari gagasan itu sulit sekali. Dia tidak sembarangan datang. Mendatangkan gagasan adalah ciri penggunaan otak kanan manusia. Ia tidak dapat datang dengan menggunakan otak kiri.

2. Memberi manfaat
William Shakespeare berkata, ”Seberapa jauh sebatang lilin menyampaikan sinarnya, demikian juga manusia memberi cahaya kebaikan kepada dunia yang gelap”
Kita memang dipilih untuk memberi manfaat pada orang lain. Dunia sekeliling kita sudah gelap. Seberap gelap pun sekeliling kita, kalau ada sebatang lilin dia pasti akan memberi penerangan. Jadilah saksi yang hidup. Chrisye almarhum menjadi terkenal dengan menyanyikan lagu Liliin-lilin kecil karangan James F. Sundah, yang liriknya berbunyi

Dan kau lilin-lilin kecil
Sanggupkah kau mengganti
Sanggupkah kau memberi
Seberkas cahaya
Dan kau lilin-lilin kecil
Sanggupkah kau berpijar
Sanggupkah kau menyengat
Seisi dunia

Nah saudara maukan engkau menjadi duta dari Penciptamu untuk menjadi penerang bagi sekelilingmu, memberi seberkas sinar pada saat orang sudah terhimpit di kegelapan. Lakukanlah Jangan menyalakan lilin di tengah matahari, Tetapi nyalakanlah di tengah kegelapan, maka kebahagiaan akan menyertaimu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s