Kebutuhan Untuk Menjadi Seseorang

Menurut Abraham Maslow ada 5 hal dasar yang merupakan kebutuhan dasar manusia. Kali ini kita akan membahas yang kedua, yakni: Kebutuhan untuk menjadi seseorang. Banyak orang secara tidak sadar dalam pikirannya telah membentuk keinginan untuk menyerupai seseorang yang menjadi idolanya. Ia mungkin ingin dikenal, atau berkuasa, atau ingin memnpunyai pengaruh atas hidup orang lain. Ia ingin dihormati atau dipakai sebagai penasihat.

Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi maka orang itu akan menjadi rendah diri, menarik diri dari lingkungan atau menjadi pemberontak. Di dalam organisasi, anggota akan termotivasi, kalau hasil yang diperoleh organisasi menolong dia untuk menjadi orang yang ia inginkan. Kalau apa yang ia harapkan tidak tercapai di dalam organisasinya, ia akan berusaha untuk memenuhinya dengan mencapai gelar atau symbol status. Kondisi ini akan mengelabui organisasi dan mungkin juga dirinya, untuk mempercayai bahwa itulah keinginannya. Sedangkan anggota lain tentu akan menyalurkan energi mereka ke aktivitas lain, di mana mereka mendapat dorongan dan pengakuan. Keadaan inilah yang akan menghancurkan banyak organisasi.

Jika Anda sebagai pemimpin, Anda harus dapat membaca kebutuhan anggota organisasi Anda. Terutama dalam posisi mereka masing-masing. Di sini dibutuhkan keterbukaan.

If you never felt pain, Then how would you know that God is a Healer?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s