DON’T CRY

Menangis tidak menyelesaikan masalah,
Namun menangis dapat meringankan emosi
Berhenti menangis dan melanjutkan cita-cita akan menyelesaikan masalah
                                                                       
Mengapa seseorang menangis? Banyak hal membuat manusia dapat menitikkan air mata. Menangis adalah salah satu cermin emosi manusia. Manusia sudah  menangis sejak pertama kali ia dilahirkan di dunia. Untuk seorang bayi itu tandanya ia lahir secara sehat. Menangis akan menguatkan otot-otot jantungnya, Manusia menangis karena menghadapi  kegagalan, keputusasaan, kemenangan, perpisahan. Menangis kadang-kadang merupakan ekspresi dari kesulitan.

Pada saat tidak ada jalan keluar orang menangis. Seperti bayi yang tidak bisa berbicara akan menangis kalau adal hal yang tidak menyenangkannya. Tidak ada salahnya dalam hal kita menangis. Manusia menangis karena perasaannya bergejolak. Umumnya kalau melihat orang menangis kita ikut merasakannya. Setelah menangis terasa ada beban yang telah diringankan. Gempa di Padang baru-baru ini (2009) juga membawa banyak kedukaan, karena keluarga yang kehilangan orang yang dicintainya.

Dalam suatu studi di Universitas South Florida dan Universitas Tillburg Belanda, ditemui  bahwa aksi menangis yang dilakukan sebagian orang tergantung dengan apa, dimana dan kapan terjadinya peristiwanya. Sebagian orang yang di riset mengatakan mereka merasakan perbedaan susasana hati setelah menangis, apalagi kalau mendapat dukungan dari orang sekitarnya. Tetapi hal ini tidak berlaku umum, karena sebagian orang akan merasakan suasana hati yang lebih buruk setelah menangis.

Menurut penelitian itu juga diungkapkan bahwa orang yang dilanda kegelisahan dan ketidak seimbangan susanana hati tidak akan merasakan sisi positif dari menangis. Orang yang tidak memliki kedalaman emosi yang biasa disebut alexithymia tidak akan pernah merasakan suasana positif ketika menangis.

Padahal  menangis dapat memiliki efek positif. Ketika seseorang menahan tangisnya agar tidak keluar, maka secara tidak langsung suasana hati menjadi stress dan mengakibatkan tingkat detak jantung meningkat serta keringat akan keluar disekujur tubuh. Namun kalau menangis aksi ini akan membuat nafas menjadi kendur dan secara tidak langsung tubuh menjadi santai.

Yang menjadi pokok bahasan saya adalah  menangis yang dikaitkan dengan kegagalan yang dialami seseorang dalam hidupnya.

Bintang film terkenal Whoopi Goldberg, menangisi masa kecilnya yang kelam. Namun ia tidak menangis akibat kekurangan wajah dan penampilannya, ia menangisi nasibnya yang buruk.. Ia ingat kata-kata ibunya yang berkata, ”Lihat kamu berkulit hitam. Pagi ini ketika bangun kulitmu hitam, nanti malam ketika tidur kulitmu pun tetap hitam. Tetapi ini tidak membuat perbedaan apa-apa.” Kekurangan fisiknya tidak membuat ia menangis, Ia bahkan mengembangkan bakatnya di bidang perfilman, menjalani peran apa saja.” Film adalah jendela pertama saya untuk melihat dunia luar, dan film mengatakan banyak hal pada saya” Namun ia melihat dalam film orang yang berasal dari ras hitam selalu diberi peran pembantu, pekerja perkebunan, atau orang bodoh.” Film membuka banyak hal pada saya, tetapi ketika satu pintu terbuka, pintu lainnya tertutup”. Ia menderita disleksia waktu sekolah, dan di tahun pertama SMA ia mendapat banyak siksaan setiap hari dan akhirnya ia berhenti, Setelah itu mengalami overdosis dan masuk klinik rehabilitasi, hamil dalam usia 13 tahun dan menggugurkan bayinya dan bercerai dalam usia 20 tahun dan akhirnya setelah hidupnya hancur total ia mendapat hidup baru di San Diego dengan acara ’Whoopy Godlberg Show’ Sekarang saya merasa senang karena saya orang aneh yang berhasil lolos. Hal itu memberi manfaat yang tidak saya sadari pada saat itu”. Pengalaman yang sulit memberi kesedihan yang mendalam, namun ia keluar dari kesedihannya dan berhasil dalam hidupnya, bahkan sampai mendapat Piala Oscar.

Kita tidak perlu putus asa :

1. Habis gelap terbitlah terang
Tuhan menciptakan gelap dan terang. Tidak mungkin ada kegelapan terus menerus dalam hidup ini. Pasti ada bagian terang dalam hidup ini. Hidup in selalu terdiri dari dua kutub, gelap terang, baik, buruk. Dalam sebuah terowongan yang gelap kalau kita terus melangkah, tidak berhenti akan ada cahaya yang tampak.

2. Jangan menangisi kegagalan
Kegagalan tidak perlu ditangisi. Pendiri pabrik Honda, Soichiro Honda sekolahnya tidak cemerlang. Nomor 3 dari belakang di antara 150 murid. Dalam hidupnya menghadapi kegagalan demi kegagalan. Namun akhirnya berhasil mendirikan pabrik mobil Honda. Ia berkata jangan melihat pada kesuksesan saya tapi lihatlah bahwa sukses itu dibangun dari kegagalan. Ia berkata. “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen, tapi mereka tidak melihat 99 persen kegagalan saya.” Ia memberi nasihat, “Ketika Anda mengalami kegagalan, maka segeralah mulai kembali bermimpi dan mimpikanlah mimpi baru,”

3. Ubah tangisan menjadi kegembiraan
Kita dapat mengubah tangisan menjadi kegembiraan. Apakah mungkin ? Mungkin saja kalau kita bergantung padaNya. “God always gives His best to those who leave the choice with Him.” (Allah memberikan yang terbaik kepada orang yang menyerahkan pilihannya kepadaNya). Seorang penyanyi bernama Maria Elena yang cacat tidak mempunyai tangan berdoa untuk mendapatkan pasangan yang dapat bermain gitar untuknya dan ganteng pula. Akhirnya ia mendapatkan pasanan yang baik dan setia dan membantunya. Sebagai penutup saya ingat sebuah lagu berjudul Don’t cry for me Argentina, sebuah lagu yang terkenal pada tahun 1978 dari film musik Evita dengan aransemen musik oleh Andrew Lloyd Webber dan lirik oleh Tim Rice. Sebuah lagu yang membawa emosi dan juga  pemberontakan pada saat Evita menyanyikannya di balkon Casa Rosada. Lirik terakhirnya berbunyi

Don’t cry for me Argentina
The truth is I never left you
All through my wild days
My mad existence
I kept my promise
Don’t keep your distance
Have I said too much?
There’s nothing more I can think of to say to you
But all you have to do is look at me to know
That every word is true,

Jangan menangisi saya Argentina
Kebenaran tidak pernah meninggalkanmu
Melalui hari-hari saya
Kegilaan saya
Saya tetap menjaga janji saya
Jangan mengambil jarak pada saya
Apakah saya bicara terlalu banyak?
Tidak ada lagi kata untuk saya ucapkan tentang kamu
Tetapi yang harus Anda lakukan sekarang pandanglah saya
Bahwa tiap kata adalah benar
Jangan menangisi saya Argentina, dalam keaadaan yang kacau, saya tetap memegang janji. Saya sudah kehabisan kata-kata. Tetapi Anda perlu tahu bahwa tiap perkataan saya adalah benar.,

Apakah kita masih perlu menangisi kegagalan kita. Bila kita jujur berjuang untuk meraih apa yang kita cita-citakan, kita tidak perlu menangis lagi. Kita akan menangis karena mencapai kemenangan
Kamu mungkin melupakan orang yang  tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu (Kahlil Gibran)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s