SELAMAT DI AJAR

Mazmur 2:10

Pendahuluan :
Ada sebuah pepatah kuno dari negeri China : “ orang zaman dulu jika ingin menjadi kebajikan ( kebaikan ) bagi umat manusia, Ia harus lebih dahulu mengatur negerinya; untuk mengatur negerinya, ia lebih dahulu membereskan rumah tangganya; untuk membereskan rumah tangganya, ia lebih dahulu harus membina dirinya; untuk membina dirinya, ia lebih dahulu meluruskan hatinya; untuk meluruskan hatinya, ia lebih dahulu mengimani tekadnya; untuk mengimani tekadnya, ia harus lebih dahulu mencukupkan pengetahuannya, yaitu melalui didikan. “

Latar belakang :
Nyanyian ini termasuk nyanyian mazmur Raja. Penyanyinya jelaslah seorang pemimpin. Namun kapan nyanyian ini dibawakan ? kemungkinan adalah pada saat hari pemahkotaan sang Raja ( hal ini didukung oleh penjelasan ayat 1-3).

Pembahasan :
Ada dua kata penting yang terdapat dalam nyanyian ini :
1. Bijaksana / Sakal = yang menunjukkan kepada pengetahuan akan sesuatu
2. Pengajaran / Yasar = yang menunjukkan kepada koreksi dalam pendidikan, atau dalam didikan.

Di dalam Maz 2:10 ini kedua kata yaitu Bijaksana dan Pengajaran saling berkaitan erat. Maksudnya adalah nyanyian ini mengajak agar para PEMIMPIN yaitu kita sekalian berlaku bijaksana dalam hal membiarkan diri kita untuk dikoreksi, diajar, dan ditegur kepada kebenaran yaitu kebenaran Allah.

Penekanan :
Saya percaya bahwa semua orang yang ada di ruangan ini adalah para pemimpin-pemimpin masa depan yang menjadi harapan dari Tuhan, gereja bahkan bangsa ini. Karena itu aspek kepemimpinan adalah salah satu instrumen yang penting dalam organisasi pendidikan, gereja, instansi2 sekuler, dsb. Alkitab tidak pernah bungkam mengenai hal ini. Dalam renungan ini, kita semua diajak untuk mulai menata diri menjadi pemimpin yang bijaksana yang pertama-tama harus lebih dahulu mau diajar.

Bagaimana menjadi PEMIMPIN DALAM KONTEKS BELAJAR selama dua minggu ini :
1. Mendisiplinkan diri : Oswald Sanders mengatakan bahwa seorang pemimpin selalu bekerja saat orang lain tidur, ia selalu belajar saat orang lain tertidur. Ia selalu menggunakan waktunya dengan baik, ia selalu berdoa saat orang lain bermain. Disiplin perlu dibangun salah satunya ketika mengikuti pelatihan ini. Ini juga butuh disiplin : yaitu pagi2 harus datang disaat, mengerjakan tugas dan paper2 yang diberikan oleh para trainer dengan sempurna, tidur tidak larut malam supaya bisa bangun pagi dengan segar untuk mempersiapkan diri mengikuti training mulai jam 7 sampai jam 4 dengan tidak mengantuk, dsb. Inilah sebuah disiplin yang dijalankan oleh para pemimpin.

2. Menangkap visi “ kita “ untuk sekolah ini ( maksudnya : apa visi kita untuk sekolah ini ) : Saya pernah membaca sebuah buku tetapi lupa judulnya. Satu hal yang saya tidak lupa apa yang buku tersebut katakan adalah sbb : “ Bumi ini penuh dengan orang cemerlang, ketika kamu mau memulai sesuatu sudah ada orang lain yang lebih dahulu memulainya, kita seperti berada di samudra yang luas. Karena itu buatlah ceruk bagi dirimu diantara luasnya samudra. “
Maksudnya : Sekolah ini bersyukur sekali memiliki begitu banyak guru dan staff yang multi talented. Kalau anda membutuhkan talenta di bidang IT : kita punya. Kalau anda membutuhkan orang yang bertalenta di bidang administrasi dan management : kita punya. Kalau anda membutuhkan orang yang bertalenta di bidang apa saja : sekolah kita punya, dan akan berkembang menjadi lebih berkompeten setiap tahun.
Karena itulah mengapa saya mengatakan bahwa kita harus menangkap visi “ diri kita sendiri “ untuk sekolah ini, apa kontribusi yang mau kita berikan bagi sekolah ini. Diantara begitu banyak orang-orang yang cemerlang di sekolah kita. Temukan visimu untuk sekolah ini. Temukan cerukmu diantara luasnya samudra.

Penutup :
Mari Mendisiplinkan diri dan Menangkap visi kita selama dua minggu ini. Dan saya percaya bahwa para pemimpin-pemimpin di sini yaitu anda sekalian akan menemukan sesuatu yang berharga yang tidak anda temukan di tempat lain dan menjadi sebuah pengalaman yang sangat mengagumkan. Terima kasih Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s