DREAM ABOUT GOAL

“All my life, I always wanted to be somebody. Now I see that I should have been more specific”
~Jane Wagner, The Search For Intelligent Life In The Universe, performed by Lily Tomlin

Banyak kita menghabiskan hari-hari mengikuti dan menerima apa yang dilemparkan oleh alam semesta kepada kita. Beberapa kita menyebutnya sebagai menerima nasib, atau sudah suratan. Beberapa malah menyebutnya sebagai REALITA kehidupan. Tapi, lucunya banyak dari kita selalu ingin menjadi ‘seseorang’. Kalau ditanya apa yang kita inginkan, kita selalu bisa menjawabnya dengan lantang – seseorang yang bahagia, seseorang yang sukses, seseorang yang bisa berbuat sesuatu untuk orang lain, dll.

Apa yang terjadi? Pada sebuah titik, kita mungkin akhirnya sadar bahwa kita seharusnya bisa lebih SPESIFIK akan apa yang kita inginkan, karena kita seolah selalu berakhir di titik yang tidak memuaskan, alias tidak pernah merasa menjadi ‘seseorang’ seperti yang kita inginkan. Bahagia seperti apa? Sukses yang bagaimana? Berbuat sesuatu, apa bentuk konkritnya? GOAL adalah sesuatu yang SPESIFIK – punya tabungan 100 juta, menjadi karyawan terbaik tahun ini, menikah tahun depan, punya rumah sendiri, dll.

SPESIFIK-lah dengan apa yang Anda inginkan, dan pikiran Anda yang akan menyetir Anda ke sana. Apakah kita sudah SPESIFIK ingin menjadi ‘somebody’ yang seperti apa?

“Shoot for the moon. Even if you miss, you’ll land among the stars”
~Les Brown

Seberapa jauh kita bisa menembak sasaran kita?
Seberapa jauh kita bisa merentangkan sasaran kita?
Seberapa banyak yang bisa kita peroleh atau capai?
Kita hanya bisa terus untuk merentangkan keinginan, tanpa bisa tahu secara pasti batasan kita.
Kita bukan Superman, apalagi bukan Tuhan, yang seolah kita bisa mencapai apapun yang kita inginkan.
Tapi kita sendiri tidak tahu sampai di batas mana kita bisa melakukan sesuatu.
Kita hanya bisa set GOAL, lakukan, set GOAL berikutnya, lakukan, begitu seterusnya……
Apakah kita sudah membidik SASARAN yang membuat kita merentangkan segala kemampuan kita atau bahkan di luar perkiraan kemampuan kita?
Seperti kata Les Brown, kalau tidak mendapat bulan, bintang-bintang pun tidak kalah indahnya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s