STRESS DI TEMPAT KERJA

Pernahkah kening anda berkerut dan merasa pusing karena melihat setumpukan pekerjaan yang harus diselesaikan? Menghadapi marahan bos yang bertubi-tubi karena perfomansi anda kurang baik akhir-akhir ini? Sementara anda mulai bosan dengan rutinitas sehari-hari, enggan berangkat ke kantor dan rasanya ingin mengundurkan diri saja dari pekerjaan yang anda telah tekuni selama ini? Jika anda mengalami hal tersebut, jangan cepat-cepat mengambil keputusan yang nantinya anda sesali. Anda sedang mengalami burn out atau stress di tempat kerja.

Tidak ada manusia yang terhindar dari stress. Seorang ahli jiwa bernama Maxwell Malts mengemukakan bahwa zaman ini adalah abad stress. Kekhawatiran, rasa lemas, insomnia, sakilt lambung akut dan berbagai penyakit lainnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Stres dapat mengganggu kesehatan dan tentu saja konsentrasi kita di tempat kerja.

Definisi stress

Stres merupakan reaksi tubuh manusia terhadap stressor. Reaksi tersebut merupakan upaya untuk menyesuaikan diri terhadap gangguan keseimbangan diri, yang mengakibatkan terjadinya proses homeostasis, yakni proses agar manusia tetap sehat. Usaha tersebut dilakukan agar tubuh dan jiwa bisa menghadapi bahaya.

Hasil penelitian dari Hans Seyle, menunjukkan bahwa penyesuaian pada tubuh menyebabkan cortex cerebri (bagian otak untuk berpikir) memberi tanda bahaya kepada hipotalamus (otak tengah). Saat itu, terjadilah rangsangan pada system saraf simpatis yang menyebabkan perubahan pada system tubuh, diantaranya: denyut jantung bertambah cepat, tekanan darah meningkat serta tubuh mudah mengeluarkan keringat. Bila stress tidak lagi terkontrol, maka kelenjar adrenal akan mengeluarkan kortikoid yang menyebabkan hambatan pada system pencernaan, reproduksi bahkan respon kekebalan.

Upaya untuk terhindar dari stress akan mustahil selama kita masih hidup. Dalam setiap aktivitas kehidupan kita sehari-hari, terutama dalam menghadapi pekerjaan di kantor, pasti acapakali ada saja kendala atau hambatan yang harus kita lalui dan selesaikan. Tinggal sekarang bagaimana kita menyiasati stress tersebut agar tidak menimbulkan dampak yang negative dalam kehidupan dan tentu saja dalam pekerjaan kita.

Kiat menghadapi stress di tempat kerja

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mengatasi stress, diantaranya:

1. Relaksasi

Pada jam istirahat, cobalah untuk melakukan relaksasi otot secara progresif dan sistematis. Lemaskan otot-otot tubuh dengan bertumpu pada tangan, lengan, muka, kepala, leher, bahu, dada, lambung dan punggung bawah, lalu terakhir ke daerah kaki. Tiap otot ditegangkan selama 5-7 detik kemudian dikendorkan selama 12-15 detik. Prosedur tersebut diulang sampai 5 kali. Metode relaksasi ini niscaya bisa membantu untuk mereda stress yang anda alami

2. Terapi musik

Hal lain yang bisa membuat anda berada dalam kondisi rileks adalah musik. Seorang pakar bernama Corelini telah meneliti pengaruh positif musik terhadap kesehatan jiwa. Musik dapat memperbaiki gangguan psikologis dan mengembalikan tubuh pada kondisi normal. Pilihlah musik yang sesuai dengan minat anda. Kemudian dengarkanlah dalam situasi yang rileks untuk menghilangkan rasa penat seusai pulang kantor. Musik yang dianjurkan adalah jenis musik yang tidak terlalu serius dan memiliki ritme yang mengalun. Jenis musik seperti ini biasanya yang bernuansa instrumentalia. Musik tersebut kemudian diputar dengan durasi 10-30 menit, bisa membantu anda menghilangkan rasa penat sehabis pulang kantor di tengah kemacetan atau kepadatan mobil yang sedang anda kendarai.

3. Berolah raga

Olah raga merupakan salah satu bentuk kartasis yang bisa melepaskan sedikit demi sedikit rasa stress yang anda alami. Dengan berolah raga, anda bisa melepaskan ketegangan yang kerapkali anda alami di tempat kerja dan menggantinya dengan memberikan suasana rileks pada tubuh. Sepulang dari kantor, anda bisa mencari bentuk olah raga yang bisa menimbulkan perasaan senang, seperti mengunjungi pusat kebugaran di dekat kantor anda atau bahkan renang di tempat sport club terdekat di rumah anda.

4. Selesaikan masalah anda

Jika anda memiliki masalah dengan atasan atau dengan rekan sekerja, seberapa besar usaha anda untuk mengatasi rasa stress tersebut, tentu saja tidak berhasil karena anda tidak menyelesaikan dari sumber permasalahannya. Cobalah mencari jalan keluar dengan cara berdiskusi mengenai kesalahpahaman yang seringkali terjadi sehingga lingkungan kerjapun terasa nyaman dan menyenangkan bagi anda. Jika masalah tersebut berkaitan dengan pekerjaan, mungkin anda perlu memikirkan ulang metode kerja anda selama ini. Cobalah membuat perencanaan kerja berdasarkan prioritas dan derajat kepentingannya sehingga semua pekerjaan dapat selesai dalam waktu deadline yang ditentukan

5. Ubahlah persepsi negative yang anda miliki selama ini

Cobalah untuk berpikir positif dalam melihat suatu permasalahan di tempat kerja anda. Atasan yang marah-marah pada anda bukan berarti ia sentimen atas hasil kerja anda. Tapi cobalah ambil positifnya bahwa atasan anda memberikan suatu masukan atau feedback yang berguna untuk pengembangan kinerja anda di kemudian hari. Segala sesuatunya bersumber dari pikiran. Kuncinya dalam menghadapi stress adalah just positive thinking. Di atas semuanya itu, cobalah untuk menghargai pekerjaan anda saat ini mengingat beribu-ribu orang di luar sana yang sulit mencari pekerjaan karena tidak bernasib mujur seperti anda.
from Dewiarti Soemantri, EXPERD Consultant

2 thoughts on “STRESS DI TEMPAT KERJA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s