Optimalisasi Tingkat Kompetensi, Motivasi dan Prestasi

Setiap organisasi bisnis atau perusahaan di bidang jasa, dagang dan industri tentu membutuhkan sumber daya manusia dalam menggerakkan kemajuan profit perusahaan ke tingkat selanjutnya di tengah perwujudan sejumlah target pendapatan, misi maupun visi perusahaan.

Apalagi dalam penentuan batas waktu dengan biaya yang terus mengalir membatasi pendapatan, maka perwujudan ini perlu segera di realisasikan hasilnya seoptimal mungkin dengan upaya menuntaskan perampungan tugas-tugas pelayanan di kegiatan kerja.

Kita semua tahu, perampungan kegiatan seperti ini dan dalam upaya mencapai sukses perusahaan tentu di butuhkan daya sebagai pelaksana yakni tenaga dan waktu, dengan efisiensi dan efektivitas seoptimal mungkin, di setiap jam, di setiap menit bahkan di setiap detik bisa menghasilkan sesuatu yang positif.

Pencurian ‘time’ adalah kebiasaan umum yang sia-sia dan sulit mengakibatkan peningkatan dalam pengembangan pada bidang yang di tekuni di setiap unit / personal, terutama berdampak pada pertumbuhan motivasi dan prestasi.

Adanya efektivitas waktu seperti, dengan menyisihkan 1 jam sehari dan bertujuan mengembangkan kondisi-kondisi positif memacu berprestasi dalam setiap personal kerja dan sumber daya manusia-nya, bukankah perusahaan ini sudah mengoptimalkan waktu dan membentuk tenaga ke dalam pertumbuhan positif yang mutualisme.

Bila kegiatan optimalisasi waktu dan tenaga ini di laksanakan konsisten yakni sehari 1 jam maka dalam jangka 1 minggu ke depan sudah menghasilkan 6 jam waktu memoles skills dan tenaga personal untuk lebih berdaya, dan dalam 1 bulan terdapat 24 jam jiwa-jiwa berprestasi yang terasah dan terbentuk, dan dengan memanfaatkan efektivitas waktu 288 jam dalam setahun, tentu sebuah ketrampilan, motivasi kerja maupun prestasi pasti terasah tajam dan menjadi luar biasa. Seperti yang di tuliskan Motivator top dunia Anthony Robbins, “Pengulangan merupakan Ibu Ketrampilan.” Setajam-tajamnya gergaji ketrampilan yg tak diasah, akhirnya tumpul juga. Tetapi meskipun gergaji dan motivasi sangat tumpul, jika di asah terus, akhirnya tajam dan gemilang juga”

Ketajaman ketrampilan dan motivasi gemilang mengukuhkan pertumbuhan positif di setiap personal dengan spirit pelaksana yang memicu karya prestasi cemerlang dan menguntungkan perusahaan dari berbagai sektor dan segi.

Melalui pemikiran optimalisasi ini, bukan seberapa panjang seseorang bekerja, melainkan ‘bagaimana’ ia bekerja dengan motivasi dan kompetensi membangun keberhasilan, prestasi serta keunggulan dalam bidang yang di tekuninya. Adanya faktor ‘bagaimana’ ini yang menciptakan perbedaan antara orang-orang biasa dan bekerja biasa-biasa, dengan orang-orang biasa dan bisa bekerja secara luar biasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s