YOU’RE TALENTED

A person never knows where his talent ends

Banyak orang tidak mengetahui atau menyadari apakah dia berbakat atau tidak, Menurut catatan banyak orang hanya mempergunakan 5% dari bakatnya, Mereka tidak mau mencoba melihat apakah mereka mempunyai talenta yang lain.Dalam rangka menghadapi krisis global kita perlu menyelidiki apa saja bakat yang diberikan Tuhan kepada kita.

Untuk meninjau bakat kita Nancy Dornan seorang speech terapist berkata,” Lakukan sesuatu hal baru yang belum pernah Anda  lakukan di awal tahun yang baru,” Satu hal saja, mungkin Anda ternyata berbakat dalam hal baru tersebut.

Atau kita mungkin dapat merasa berbakat, tetapi karena ada satu orang saja yang menganggap kita tidak berbakat, kita langsung merasa tidak berbakat, hanya karena kata-kata,”Ach kamu nah engga bakat” Sebuah perkataan negatif memang tajam seperti pedang sehingga kita mudah kecewa mendengar kritikan orang. Apa yang sudah kita mulai dalam mengembangkan bakat  tidak kita  lanjutkan karena perkataan orang yang tidak positif.

Semangat kita dapat melemah karena penjagaan ego kita lebih penting daripada pengembangan  yang positif dari citra diri kita.Kita mempunyai kecenderungan selalu berfokus pada apa  yang hilang dan bukan pada apa  yang kita kejar. Kalau kita dapat merendahkan diri sedikit saja, kita dapat berpeluang untuk melakukan sesuatu hal yang baru.

Setiap orang memiliki bakat sejak kecil, hanya kadang-kadang mereka  tidak tahu apa bakat  mereka sebenarnya.

Otak kita terdiri dari milyaran sel yang disebut neuron, walau pun kecil sebuah neuron memiliki kekuatan yang setara dengan komputer. Rata – rata otak manusia  terdiri dari 1 trilyun neuron, bandingkan dengan lebah yang hanya mempunyai 7.000  neuron,namun ia dapat membuat dan memelihara sarangnya, ia dapat menghitung jarak untuk mengumpulkan nektar, menghasilkan madu secara berpasangan, menjaga anak-anak dan berkomunikasi dengan lebah-lebah lain.

Saudara pendengar 1 trilyun neuron sungguh dahsyat bila dibandingkan dengan 7000 neuron lebah menunjukkan  kehebatan ciptaan Tuhan atas manusia, ciptaanNya yang sempurna. Jadi kalau anda memliki jutaan neuron yang lebih sedikit dari orang lain hal itu tidak menjadi soal, karena kita memiliki otak yang sama, hanya beda strategi.

Albert Einstein (1879-1955) pernah gagal dalam matematika, dan dia dianggap seorang siswa yang lamban, tetapi ia mempunyai kemampuan musik dan menjadi pemain biola yang handal. Ketika ia mempergunakan kedua otaknya, kiri dan kanan ia menemukan teori yang terkenal yakni teori relativitas. Ia menemukan keahlian fisikanya ketika melamun.

Dengan otak kanannya ia berangan-angan, Suatu hari ketika sedang duduk di atas bukit, ia melamun dan berimajinasi pergi memgendarai sinar matahari  ke ujung jagat raya, lalu kembali ke arah matahari. Lamunan itu memberi kesan bahwa jagat raya nyatanya berbentuk garis lurus sehingga ruang, waktu, dan cahaya juga demikian. Dengan lamunannya  ia melahirkan teori relativitas. Jadi pada saat ia menggunakan kedua belah otaknya, hasilnya  menjadi sesuatu yang luar biasa, yang kanan dipergunakan untuk melamun, dan yang kiri untuk berpikir.

Jadi bila kita mengatakan kita tidak berbakat, sebenarnya  kita kurang mengembangkan bakat  dan menyusun sttrateginya, dengan mempergunakan kedua belah otak kita.

Ternyata waktu kita tidur pun otak tetap bekerja mengendalikan banyak hal tanpa kita berpikir seperti mengatur kecepatan detak jantung dan frekuensi bernapas kita. Luar biasa bukan. Kita memang makluk unik yang diciptakan Sang penjunan.

John Grisham seorang novelis terkenal ditolak oleh 16 agen dan lebih 30 penerbit waktu ingin menerbitkan buku pertamanya yang berjudul “A Time to kill”. Ia tidak putus asa, dan menjual sendiri bukunya. Novelnya yang kedua “The Firm” langsung meledak dan ia menjadi terkenal. Ia berkata,”Kesuksesan seringkali tergantung pada apakah Anda membuat perubahan dan mencoba sesuatu yang tidak pernah Anda rencanakan

Saya sendiri suka olahraga dan selalu mempelajari berbagai jenis olahraga, pokoknya kalau diberi kesempatan saya mencoba, siapa tahu saya berbakat.

Jadi bakat yang sudah diberikan kepada kita  jangan dibiarkan. Kembangkanlah satu talenta menjadi dua, tiga menjadi enam, lima menjadi sepuluh dan seterusnya.Terlalu sering kita melihat dan membanding-bandingkan talenta dan kemampuan orang lain di sekitar kita dan kita berharap ingin lebih dari orang lain, Namun kita telah dirancang secara sempurna untuk maksud yang  sudah ditetapkan buat kita oleh Tuhan dan Ia tidak pernah salah, Bila kita mengahabiskan waktu dengan mengharapkan memiliki talenta yang bukan rancangan Tuhan, atau sebaliknya kita menolak akan talenta yang sudah diberikan, maka kita telah menyia-nyiakan kehidupan kita.

4 thoughts on “YOU’RE TALENTED

  1. cool, bs jd motivasi kita u/ lebih berusaha menemukan talenta kita
    bisa ditambahkan tentang bagaimana caranya lebih umum lg
    krn saya yakin banyak orang yang akan termotivasi tetapi bingung dengan apa yang akan mereka lakukan GBU ^^

    • Nanti saya coba akan membuat tulisan mengenai cara kita menemukan talenta kita dan bagaimana cara mengembangkan talenta kita, karena saya percaya setiap orang di dunia ini memiliki talenta tersendiri … thanks masukannya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s