Our strength

Memang benar pepatah lama “Ada gula, ada semut”, sesuatu yang ‘manis’ akan menarik orang untuk datang. Sesuatu yang ‘menarik’ di metaforakan sebagai ‘gula’ dan orang yang datang ‘mengerubuti’, diibaratkan sebagai ‘semut’. Dalam kisah yang diungkapkan oleh Lukas 2:52, Yesus semakin besar dan bertambah hikmat-Nya serta makin dikasihi oleh Allah dan manusia. Yesus bukan semakin ditinggalkan orang, bukan semakin di benci, tetapi Ia semakin dikasihi oleh Allah dan disukai oleh manusia.

Disinilah muncul sesuatu yang “ manis “ yang dalam bahasa bisnisnya “ MERK “ dari Yesus. Yesus bukan dikenal sebagai orang yang kasar, jelek tingkah-lakunya. Tetapi dalam beberapa tafsiran Yesus dikatakan sebagai orang yang lembut, menghargai orang lain, dapat diandalkan, dapat dipercaya, dsb. Inilah MERK dari Yesus yang dilihat oleh banyak orang.

Dalam era sekarang ini disertai dengan budaya iklan zaman sekarang, tentu saja merk memegang peranan yang sangat penting. Itu sebabnya keliru besar jika kita mengganggap merk hanya sekedar penanda sesuatu. Merk jelas lebih daripada itu, merk mewakili sebuah perusahaan/instansi. Sedikit saja kita buat kekeliruan dengan membiarkan kualitas dan mutu mulai menurun, maka merk kita juga akan semakin lemah. Kita ambil beberapa contoh : jika ingin membeli sebuah ponsel, mereka langsung ingat Nokia. Jika ingin membeli sebuah notebook, mereka langsung ingat Toshiba. Jika ingin membeli motor yang irit, mereka langsung cari Honda. Dan kita semua berharap ketika para orang tua di Semarang ini mencari sekolah untuk anak-anaknya, mereka akan langsung mencari Sekolah Kristen Tri Tunggal yang berkedudukan di Stadion dan Madukoro. Inilah yang kita ingin bangun.

Pendiri Starbucks, Howard Schultz, yang mengatakan bahwa “suatu merek yang kuat dan mampu bertahan adalah merek yang bukan dihasilkan dari sebuah iklan, tetapi yang dibangun oleh spirit dari sebuah pelayanan yang akan mampu masuk ke dalam hati para pemakai jasa”. Saya sangat setuju dengan Howard Schultz, dengan memakai kata-katanya saya ingin menegaskan “ Bahwa kekuatan Sekolah Kristen Tri Tunggal bukan dihasilkan dari sebuah iklan atau EXPO atau keuangan yayasan yang kuat, tetapi kekuatan kita dibangun oleh spirit dari semua pelayan Tuhan yang ada di tempat ini yang bersatu padu untuk melakukan yang terbaik bagi Tuhan dan anak-anak. “ INILAH KEKUATAN KITA.

Go back to our school! Sekolah kita ini sudah punya modal yang lebih dari cukup untuk membangun sebuah merk/image yang positif. Saya punya beberapa teman di luar sekolah yang sering saya ajak berdiskusi mengenai pendidikan di Semarang. Dari semua pembicaraan saya mencoba mengumpulkan beberapa hal positif dari mulut mereka meskipun memang ada juga hal-hal yang negatif :

1.      Sekolah Kristen Tri Tunggal terkenal dengan kegiatan-kegiatan yang memang di buat khusus untuk anak-anak mereka belajar menjadi murid Kristus.  

2.      Sekolah Kristen Tri Tunggal cukup mendapat perhatian dari pengembangan karakter bagi anak-anaknya.

3.      Guru-guru Sekolah Kristen Tri Tunggal punya ikatan emosional yang kuat dengan murid-muridnya. Bahkan guru-guru seringkali melebihi orang tua dalam mendidik, mengasihi, peduli dengan mereka.

Sebenarnya hal-hal seperti ini adalah modal lebih yang kita punya untuk

Membangun kekuatan Sekolah kita secara terus-menerus. Dan ketika kita mengetahui kekuatan kita, maka kita semua berharap ketika kita nanti mengadakan ekspo sekolah maka kita akan menjadi seperti Kristus yang “ manis “ sehingga banyak orang yang merasa diberkati dengan pekerjaan dan pelayanan kita. Dan janganlah kita takut karena sesuatu yang manis akan menjadi daya tarik bagi yang lain. Amin, Tuhan memberkati.

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s