MANAJEMEN WAKTU UNTUK MAHASISWA

Pendahuluan : untuk para siswa-siswiku yang tahun ini mulai kuliah, ciayoo!
Banyak mahasiswa, terutama mahasiswa baru, merasa bahwa kebiasaan belajar yang dilakukannya sudah memadai. Manajemen waktu yang dilakukan sudah efisien. Terbukti di SMA dulu mereka adalah murid terpandai atau setidaknya tidak pernah merasa kesulitan mendapatkan nilai yang baik. Kemudian seiring dengan berjalannya waktu, beberapa diantara mahasiswa ini menyadari bahwa nilai yang diperoleh tidaklah secermelang seperti ketika di SMA. Nilai A atau B sepertinya sulit dijangkau. Mengapa? Apa sebenarnya yang terjadi? Salah satu jawabannya mungkin karena ketrampilan belajar, termasuk manajemen waktunya, kurang efektif. Kuliah di perguruan tinggi memang berbeda dengan belajar di SMA, karena itu manajemen waktu yang ada mestinya turut disesuaikan.

Memang tidak ada satu cara yang ampuh yang berlaku bagi semua orang dalam manajemen waktu, tetapi dengan mengenali diri sendiri dengan lebih baik anda dapat menentukan bagaimana anda akan mempergunakan waktu anda dengan lebih efektif. Patut pula diingat bahwa inti dari manajemen waktu adalah konsentrasi pada hasil dan bukan sekedar menyibukkan diri. Banyak orang menghabiskan hari-harinya dengan berbagai kegiatan yang seakan tiada habisnya tetapi tidak mendapat capaian apapun karena kurang konsentrasi pada hal yang benar.

Semester ganjil (PTA) 2014/2015 akan dimulai. Mungkin sekaranglah waktu yang tepat untuk mulai melakukan majamen waktu yang lebih sesuai.

Siklus Manajemen Waktu

Salah satu sistem manajemen waktu yang bisa dipilih oleh mahasiswa adalah menggunakan sistem siklus pada setiap tahun ajaran atau setiap semester. Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai manajeman waktu. Umumnya sistem ini dimulai dengan menetapkan tujuan (goal setting) untuk mengukuhkan konteks bagi manajemen waktu. Berikutnya adalah menelusuri penggunaan waktu dan membangun kesadaran tentang bagaimana anda akan menghabiskan waktu. Tahap ketiga adalah membuat rencana, dan ini termasuk membuat to do list, rencana mingguan, rencana bulanan, dan rencana semesteran. Tahap keempat adalah memantau (self monitoring) apa yang telah dikerjakan. Pada tahap ini anda menilai seberapa baik anda menjalankan rencana, seberapa akurat anda membuat rencana, seberapa tepat anda menduga kegiatan-kegiatan yang dilakukan, dan sebagainya. Tahap akhir dari siklus manajemen waktu ini adalah pergeseran dan penyesuaian waktu dimana anda melakukan koreksi terhadap sistem yang berjalan sebelum memulai siklus yang baru.

 

Kuis Manajemen Waktu
Sebelum memulai melakukan manajemen waktu, ada baiknya anda evaluasi terlebih dahulu apa yang telah anda lakukan selama ini dengan menjawab pertanyaan berikut: Pertama, lima kegiatan/aktivitas apa yang paling banyak menyita waktu anda (menonton tv, main PS, jalan-jalan ke mall, belajar, tidur, ngobrol, atau apa?). Kedua, jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
• Apakah anda mengestimasi berapa jam anda membutuhkan waktu untuk belajar setiap minggu?
• Apakah anda selalu tepat waktu dalam mengerjakan tugas?
• Apakah anda mulai mengerjakan tugas akhir/penulisan ilmiah pada awal semester?
• Apakah anda membuat daftar apa yang harus dikerjakan (to do list)?
• Apakah anda menentukan target tertentu untuk setiap periode studi?
• Apakah anda memulai belajar dengan mengerjakan tugas/pr yang paling sulit?
• Apakah anda menyelesaikan belajar anda selama jam produktif setiap harinya?
Kalau jawaban anda pada kuis di atas lebih banyak “Tidak” dari pada “Ya”, maka sudah saatnya anda melakukan manajemen waktu yang baru.

 

Langkah untuk Meningkatkan Manajemen Waktu :
Di awal tulisan telah disebutkan bahwa, mula-mula anda harus menetapkan tujuan. Apakah anda punya target yang ingin anda capai pada semester sekarang? Jika anda sudah yakin dengan tujuan dan target yang ingin anda raih pada semester ini, maka anda sudah bisa memulai membuat jadwal semester.
1. Membuat Jadwal Semester
a. Catat tugas mata kuliah yang telah diketahui: paper, proyek penelitian, kuis, dan sejenisnya. Mencatat tugas pada setiap awal semester membuat anda mengetahui kapan anda membutuhkan waktu lebih banyak untuk kegiatan akademik dan kapan anda punya waktu lebih longgar untuk aktivitas lainnya
b. Catat aktivitas ko-kurikuler termasuk hari kerja (jika bekerja), pertemuan atau rapat organisasi, aktivitas sosial, jadwal keluar kota (pulang kampung di akhir pekan atau liburan), dan sejenisnya. Mencatat aktivitas ko-kurikuler memungkinkan anda mendapat gambaran yang lebih akurat tentang seberapa penuh atau seberapa luang jadwal anda selama satu semester. Aktivitas non akademik ini penting untuk menciptakan keseimbangan pada jadwal anda
Penting untuk diingat bahwa setelah anda mempunyai jadwal kegiatan semesteran ini, anda perlu memperbaharui jadwal semester ini secara berkala. Perubahan tenggat waktu pengumpulan tugas, misalnya, atau tugas matakuliah yang baru dan aktivitas lain yang perlu direncanakan, menyebabkan jadwal harus dikoreksi dan diperbaharui. Mempunyai jadwal semester yang akurat penting untuk tahap berikutnya dari proses ini, yaitu merencanakan beban kerja mingguan.
2. Menilai dan Merencanakan Jadwal Mingguan
a. Buat daftar apa yang harus dikerjakan dalam minggu depan, termasuk tugas kuliah, praktikum, kuis. Buatlah daftar ini inklusif, karena segala sesuatu membutuhkan waktu, apakah itu membaca satu bab, mengerjakan soal latihan, atau menulis outline untuk makalah penelitian
b. Masukkan dalam daftar apa yang harus dikerjakan minggu itu: aktivitas ko-kurikuler, jam kerja, olah raga, makan, dan kumpul dengan teman. Aktivitas sehari-hari dan aktivitas ko-kurikuler penting dan menciptakan keseimbangan hidup, walaupun itu berarti mengambil waktu belajar. Mempersiapkan makan dan mandi, misalnya, atau menghadiri rapat organisasi bisa menghabiskan waktu sebanyak waktu untuk membaca satu bab buku ajar
c. Estimasikan berapa lama setiap tugas dapat diselesaikan. Setiap aktivitas membutuhkan waktu yang berbeda, sehingga penting sekali untuk mengestimasikan berapa lama setiap tugas dapat diselesaikan dan menyediakan waktu untuk tugas tersebut. Bila anda tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas, lebih baik mengestimasikan waktu secara konservatif. Jika anda dapat menyelesaikan waktu 30 menit lebih cepat dari yang anda perhitungkan, anda dapat menggunakan waktu sisanya untuk mengerjakan apapun yang anda suka, tetapi jika anda tidak dapat menyelesaikan dalam waktu yang telah direncanakan maka anda harus mengambil waktu dari kegiatan lain untuk menyelesaikan tugas yang membutuhkan waktu lebih lama dari yang direncanakan.
d. Identifikasi pada hari apa setiap tugas akan diselesaikan, selalu ingat waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas itu dan hal-hal lain yang juga harus dikerjakan pada hari itu. Dengan melihat jadwal minggu itu dan menyadari apa saja yang harus dikerjakan setiap harinya, tenggat tidak akan terlewati. Anda dapat membuat penyesuaian pada minggu tersebut, misalnya, jika anda melihat ada tugas yang membutuhkan waktu 6 jam untuk menyelesaikannya padahal hanya ada waktu tiga jam sebelum tenggat.
Membuat jadwal minggu berikutnya setiap jumat petang atau jumat malam adalah suatu kebiasaan yang baik. Karena jika minggu berikutnya jadwal sangat padat, maka akan sangat membantu jika menyelesaikan sebagian tugas pada akhir pekan itu agar tekanan pada minggu yang akan datang berkurang.
3. Jadwal Setiap Hari
a. Tulis jadwal harian pada setiap pagi. Termasuk tugas-tugas yang belum selesai dari hari sebelumnya. Pembuatan jadwal harian ini hanya membutuhkan beberapa menit saja karena anda sudah mempunyai jadwal mingguan sebagai pedoman. Gunakan kartu indeks atau buku kecil atau notes untuk mencatat jadwal harian ini agar anda dapat membawanya kemana-mana dan memeriksanya setiap saat untuk menandai tugas mana saja yang sudah diselesaikan.
b. Berikan skala prioritas untuk setiap tugas harian yang telah ditulis. Beberapa aktivitas harus dikerjakan hari itu dan sebagian lagi mungkin merupakan opsional untuk diselesaikan hari itu. Anda dapat menggunakan sistem A,B, C untuk memberi prioritas pada setiap tugas. A diberikan pada tugas yang harus diselesaikan pada hari itu dan C adalah opsional, sedangkan B penting tetapi tidak sepenting A. Cobalah untuk menyelesaikan semua tugas A sebelum mulai mengerjakan tugas B, dan akhirnya yang C. Cara ini dapat mengurangi tingkat stress karena beban tugas yang cukup banyak.
4. Evaluasi Setiap Jadwal
a. Evaluasi jadwal setiap pagi. Tanyakan pada diri sendiri apakah jadwal hari itu cukup realistis. Tuliskan berapa jam setiap tugas akan diselesaikan. Jika dirasa tidak mungkin diselesaikan, buang beberapa tugas dengan prioritas B dan C dari jadwal
b. Evaluasi jadwal setiap malam. Apakah semua tugas dalam daftar telah diselesaikan? Jika tidak, mengapa? Apakah karena jadwalnya tidak realistis atau manajemen waktunya yang tidak efektif? Apa penyesuaian yang bisa dilakukan agar di lain waktu anda dapat membuat jadwal yang lebih baik?

Mengupayakan agar Manajemen Waktu Berjalan dengan Baik
Menurut sistem kredit semester (SKS) mahasiswa belajar setidaknya dua jam di luar kelas untuk setiap jam belajar di kelas (ada universitas yang merekomendasikan lebih dari dua jam!). Jika seorang mahasiswa mengambil 18 SKS, yang berarti kuliah di kelas 18 jam per minggu, maka mahasiswa tersebut harus belajar sedikitnya 36 jam per minggu di luar kelas secara mandiri. Jadi mahasiswa tersebut harus merencanakan total jam belajar di kelas dan di luar kelas sebanyak 54 jam per minggu.
Pada awal tulisan, anda sudah mengidentifikasi lima kegiatan yang paling banyak menyita waktu anda. Nah, apakah anda siap untuk mengurangi atau mengganti aktivitas yang anda rasa dapat menggagalkan target belajar anda?

Berikut adalah beberapa strategi yang mungkin membantu membuat jadwal Anda menjadi efektif dan efesien.

1. Identifikasi waktu terbaik pada setiap harinya.
Apakah Anda termasuk seorang “night person” atau “morning person”? Gunakan kekuatan waktu tersebut untuk belajar. Belajar pada waktu terbaik setiap harinya – apakah itu pagi (jika anda seorang “morning person”) atau malam hari (jika anda seorang “night person”) – memungkinkan anda menyelesaikan tugas dalam waktu yang lebih singkat.

2. Belajar subyek yang sulit atau membosankan lebih dulu.
Dalam keadaan segar, informasi dapat diproses lebih cepat dan anda jadi lebih menghemat waktu. Alasan lainnya adalah lebih mudah mendapatkan motivasi untuk mempelajari sesuatu yang menyenangkan pada saat lelah daripada mempelajari subyek yang membosankan.

3. Pastikan bahwa lingkungan sekitar kondusif untuk belajar.
Perpustakaan adalah tempat yang baik untuk belajar karena satu-satunya yang bisa dilakukan di perpustakaan adalah belajar. Tetapi jika perpustakaan tidak memungkinkan untuk belajar (karena jam operasi yang terbatas, misalnya), carilah tempat (dan waktu) yang memang benar-benar jauh dari gangguan.

4. Jangan tinggalkan rekreasi dan hiburan.
Kuliah di perguruan tinggi tidak berarti anda harus belajar sepanjang waktu. Anda harus tetap mempunyai kehidupan sosial demi keseimbangan hidup anda. Jadi, tidak ada salahnya anda menjadwalkan berkunjung dan mengobrol dengan teman atau mengerjakan hobi anda yang lain.

5. Usahakan anda punya waktu tidur dan makan yang cukup dan berkualitas.
Tidur seringkali dianggap sebagai “bank” dalam manajemen waktu. Maksudnya, setiap kali anda mendapat tugas yang membutuhkan waktu cukup banyak, anda akan “mengambil” waktu tidur anda untuk mengerjakan tugas. Hal ini jelas tidak efektif karena anda pasti akan memerlukan waktu yang lebih banyak lagi untuk mengerjakan tugas karena tubuh anda kelelahan sehingga kurang konsentrasi. Jadi kebutuhan tidur anda haruslah tetap diperhatikan.

6. Manfaatkan waktu menunggu atau kombinasikan dua kegiatan.
Jika anda menggunakan transpotasi umum untuk pergi dan pulang dari kampus anda seringkali harus menunggu beberapa menit bahkan beberapa jam di halte atau peron. Mengapa tidak manfaatkan waktu menunggu tersebut untuk membaca? Bawalah catatan atau ringkasan kuliah kemana pun anda pergi dan baca setiap ada kesempatan meskipun hanya satu paragraf.
Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, mobil misalnya, jangan membaca sambil mengemudi karena sangat berbahaya. Tapi tidak berarti tidak bisa belajar selama perjalanan. Dengarkan saja rekaman belajar anda sendiri dari kaset.

Nah, anda sekarang sudah mempunyai manajemen waktu anda sendiri. Selamat belajar dan semoga sukses!

Goodbye All … Godspeed

 

Dalam dunia ini pasti ada masa untuk pertemuan tapi ada juga perpisahan.  Bagaimana Anda meresponi perpisahan?
Mari tetapkan langkah-langkah di bawah ini:

1. MENCARI SUBSITUSI

Dengan perpisahan sebetulnya kita menemui tantangan baru. Bagaimana bisa membuat program baru yang lebih baik, tetapi mutunya tidak menurun. Kita harus melihat dari sisi yang lain.

Suatu peristiwa yang kelihatannya dramatis oleh manusia, dapat kita lihat dari sisi lain. Perpisahan mendorong kita untuk maju dan bersaing secara sehat.

2. MENGGANTI PARADIGMA

Dalam perpisahan kita mengganti paradigma, bahwa perpisahan bukan akhir dari pekerjaan. Justru sebaliknya perpisahan adalah permulaan baru untuk maju bersama-sama.

Akhir kata kita harus tetap berharap yang baik bagi teman (one of my dream).

Mau belajar NLP ?

Ada banyak manfaat belajar dan mempraktekkan NLP tidak peduli Anda sebagai Guru, Murid, tenaga medis, healer, olahragawan, pebisnis. karyawan, ibu rumah tanga, karena NLP menyediakan berbagai tools untuk mempermudah hidup Anda. Lalu menunggu apa lagi untuk menunda belajar NLP ? so lakukan sekarang … belajar langsung dari buku online yang saya letakkan di blog ini (thanks to Darmawan Aji sebagai penulis). Langsung sedot di theessentialnlp2-1-120420223444-phpapp02(1)

Prinsip Hidup

Apa yang dikeluarkan dari dalam hati, akan memenangkan hati orang lain bukan yang dari otak.

Bagaimana enaknya kita hidup? Apakah sembarangan atau teratur? Atau berdasarkan norma-norma yang dianut leluhur kita atau norma-norma kita sendiri? Mana yang kita pilih? Ingin hasil biasa-biasa saja atau luar biasa? Kalau mau luar biasa tentu ada syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah kejujuran sebagian bagian dari integritas hidup.

Negara dan bangsa akan maju sebagai bangsa dan rakyat akan menikmatinya jika ada prinsip kejujuran. Salah satu bangsa yang maju adalah bangsa Jepang. Bangsa Jepang mempunyai dasar karakter yang kuat. Karakter ini tidak diajarkan di sekolah. Pelajaran agama juga tidak diajarkan di Sekolah-sekolah Jepang, tetapi dibentuk sejak mereka kecil. Prinsip moral ini berasal dari kebudayaan Samurai yang terdiri dari 4 karakter yakni yang disebut ON, GIMU, GIRI dan NINJO. Masyarakat Jepang mendapatkannya dari orang tua mau pun masyarakat sekitarnya.

Karakter pertama ON berarti hutang budi. Dengan prinsip ini seseorang akan merasa berhutang jika ada orang berbuat baik terhadap dirinya.”Jika seorang berbuat baik kita harus membalas kebaikan tersebut” itulah prinsip mereka.

Yang kedua adalah GIMU berarti kewajiban. Jika seorang berhutang budi ia berkewajiban untuk membayarnya kembali.

Yang ketiga adalah GIRI yang artinya kebaikan. Dengan prinsip ini, seseorang akan membantu teman dekatnya bila dia butuh pertolongan, dan berusaha membantunya dengan cara apa pun.

Yang terakhir adalah NINJO yang artinya adalah rasa kasih sayang. Prinsip ini mengajarkan rasa empati terhadap sesama manusia.Keempat unsur ini adalah semacam kewajiban sosial yang harus dimiliki rakyat Jepang.

Kejujuran adalah salah satu prinsip mereka.Misalnya pada tanggal 29 September 2011 seorang menemukan amplop berisi uang 10 juta yen atau sekitar 1.1.M di toilet umum, Ia langsung mengembalikannya kepada polisi, tidak dikantonginya. Ternyata pemiliknya memang sengaja menaruh uang di toilet dengan tujuan untuk disumbangkan bagi korban gempa bumi Maret 2011 yang lalu. Berbicara keikhlasan, mungkin ini model baru, di Jepang dimana si penyumbang tidak menyebutkan namanya dan hanya berpesan di secarik kertas “Saya tinggal sendirian dan tidak butuh uang ini. Mohon uang ini diberikan kepada korban bencana tsunami”. Berita ini disiarkan oleh BBC. Akhirnya uangnya berlabuh di kantor polisi Tokyo dan polisi memberikannya ke Palamg Merah jika dalam waktu tiga bulan tidak ada yang mengklaim uang tersebut.

1. Berpeganglah pada sebuah prinsip
Prinsip hidup kalau sudah mendarah daging tidak perlu ada polisi, guru, pasangan hidup atau orang tua yang mengawasinya. Ini namanya integritas. Manusia berintegritas dengan sendirinya akan taat pada prinsip yang dipegangnya termasuk prinsip agamanya.

Mungkin kisah sederhana berikut ini dapat dipelajari. Waktu George Washington kecil di kebunnya ada sebuah pohon cherry yang sangat disayangi ayahnya. George sering bermain disana dan suka memotong motong dahan pohon cherry itu dengan kapaknya. Rupanya pohon yang sering dikapa itu akhirnya mati. Ayahnya bertanya pada seluruh keluarga siapa yang mematikan pohonnya.Semuanya terdiam, namun George maju dan mengaku bahwa dialah yang membuat pohon itu mati. Ayahnya tidak marah dan berkata,”kejujuranmu itu sanghat berharga, lebih berharga dari pohon yang batangnya dari perak dan buahnya dari emas”. Itulah harga dari suatu kejujuran.

2.Prinsip adalah dasar yang kuat
Orang Jepang berpegang pada prinsip budaya mereka seperti bekerja keras, mau hidup hemat, loyal, inovatif, pantanag menyerah, gemar membaca dan menjaga tradisi ditengah modernisasi. Kerja keras mereka dibuktikan dengan jumlah kerja pegawai Jepang adalah 2.450 jam/tahun . Di tempat penginapan kami ada orang Jepang tinggal namun Sabtu Minggu juga kerja, tidak heran orang Jepang dalam 9 hari bisa menyelesaikan 1 mobil dibandingkan orang Barat yang membutuhkan 47 hari untuk mengerjakan mobil yang sama.

3.Kejujuran adalah modal utama
Waktu tsunami terjadi warga korban tsunami menemukan selembar cek senilai Rp.359 juta. Seorang wanita menemukan unag tunai sebanyak 233 juta, ada cek senilai 11.6 milyar yang ditemukan dalam brankas dan berbagai penmuan lainnya senilai 700 miliar rupiah. Walaupun yang menemukan adalah korban tsunami yang tidak memiliki rumah, makanan dan tidur dipenampungan, namun tidak ada satu pun uang tersebut yang mereka ambil. Semua diserahkan pada polisi karena prinsip hidup mereka tidak boleh memiliki barang yang bukan milik sendiri. Luar biasa, Kita harus belajar dari prinsip mereka agar dapat maju.

Presiden Thomas Jefferson berkata,”Kejujuran adalah bab pertama dari buku kebijakan”

Kita bisa mengajarkan hal yang baik kepada anak-anak, keluarga atau pegawai kita, walaupun gerakan kita seperti setetes air di tengah laut, jangan kuatir beberapa tetes air lama-lama dapat membuat gelombang. Apakah anda juga mau menjadi contoh ditengah hiruk pikuk keputusasaan bangsa kita. Mari kita mencoba,

Integritas berbicara kebenaran terhadap diri kita, Kejujuran menceritakan kebenaran kita pada orang lain.

Spencer Johnson

9 Rahasia Google yang Tak Banyak Diketahui

9 Rahasia Google yang Tak Banyak Diketahui – Orang biasa menggunakan Google hanya untuk mencari tahu apa yang mereka inginkan. Namun, sebenarnya terdapat sembilan rahasia yang bisa dijumpai pada mesin pencari ini. Apa saja?

Ternyata, terdapat beberapa trik pencarian baru yang bisa dilakukan pada mesin pencari itu. Misalnya, ‘do a tub roll’ di mana jika diketik di bar pencarian Google, akan terjadi koprol 360 derajat pada antarmuka pencarian itu.

Menariknya lagi, hal tersebut bukanlah satu-satunya hal yang bisa ditemukan dalam properti internet web luas Google. Teknisi Google secara mengejutkan berkomitmen memasukkan hal-hal mengejutkan pada mesin pencari itu.

Tak hanya itu, trademark ikon Google juga selalu diperbarui selama lebih dari seribu kali untuk merayakan liburan, ulang tahun dan peristiwa bersejarah. Beberapa orang menyebut hal ini Google Doodle.

Google Doodle memiliki fitur video animasi, seperti peringatan hari lahir pentolan Queen Freddie Mercury. Sementara itu, sisanya menawarkan kejutan interaktif yang mengesankan sepertu animasi Muppet yang bisa dimainkan di ulang tahun Jim Henson.

Selain itu, masih ada hal-hal menarik lain pada produk Google lainnya seperti Google Maps, Google Earth, YouTube dan Gmail. Namun, tak semua hal aneh di produk Google ini ada karena disengaja.

Pernah ada gambar yang tertangkap satelit Google Earth seperti gambar lubang tak berdasar, kota bawah kaut dan kecelakaan mobil. Serupa anehnya, gambar-gambar di Google Street View juga sering menampilkan gambar-gambar aneh.

Untuk melihat semua hal aneh yang bisa dijumpai di Google, berikut rangkuman hal-hal aneh terkeren yang bisa ditemukan di dalam Google Search. Apa saja?

Do A Barrel Roll

Ingin merasakan seperti apa rasanya terbang dengan jet tempur sembari mencari sesuatu di internet? Ketik ‘do a tub roll’ pada bar pencarian Google dan saksikan seluruh laman akan berjumpalitan.

What Is The Loneliest Number?

Jangan takut menanyakan pertanyaan sulit pada Google. Ketik query ‘What is a loneliest number’ dan Google akan menjawab ‘1’. Kalkulator akan memberi jawaban sama saat Anda mengetik query ‘the answer to life, a universe, and everything’ dan ‘the series of horns on a unicorn’.

Askew

Saat mengetik query ini, Google akan mejadi sedikit mabuk.

Google Gravity

Lelah dengan Google yang tak memiliki berat? Masuk ke Google Earth dan masuki ‘Google gravity’ dan klik ‘I’m feeling lucky’. Saat bar pencarian, tombol dan trademark jatuh ke bawah laman, Anda bisa melempar-lemparkannya di sekitar laman cukup dengan mengklik, drag dan melepasnya.

Recursion

Anda tahu saat masuk kamar mandi dengan banyak cermin dan saat berbalik, melihat pantulan diri seolah tak terbatas? Ini disebut recursion. Menurut Merriam-Webster, kata ini berarti ‘prosedur yang bisa diulang-ulang’. Pada Google, saat Anda mencari kata ini, Anda akan dibawa kembali dan kembali ke laman baru di mana hal ini seolah tak ada hentinya.

Where Is Chuck Norris?

Google akan memberi Anda laman kosong saat Anda mengklik “I’m Feeling Lucky” untuk mencari query tersebut. Pengguna akan diarahkan pada laman http://www.NoChuckNorris.com yang menampilkan teks dengan tulisan ‘Google tak akan mencarikan Chuck Norris karena Google tahu Anda tak mencari Chuck Norris, ia yang mencari Anda’. Laman ini juga memberi pengguna pilihan untuk mencari ‘laman dari jenggot Chuck’.

Once In A Blue Moon

Google Calculator juga mengembalikan pertanyaan sulit Anda. Ketik query ‘baker’s dozen’ dan kalkulator Google akan mengembalikannya dengan ‘13’. Mencari ‘once in a blue moon’ akan memberi Anda sejumlah angka komik kecil.

Google dan Pig Latin

Anda bisa mengkustomisasi pencarian Google untuk menampilkan teks dalam sejumlah bahasa, seperti Prancis, Jerman, dan Jepang serta Latin, Bajak Laut dan Klingon.

Bermain ‘Snake’ di video YouTube

Jika Anda sedang menonton video di YouTube, tekan atas+kiri secara terus menerus untuk menikmati diversion ‘snake’ di video. Trik ini tak bekerja untuk video yang memiliki anotasi atau iklan.

WORKSHOP BEHAVIORAL ANALYST WITH DISC

Workshop ini adalah sebuah program yang mengajarkan tentang behavior manusia dan bagaimana mengenalinya. Dalam program workshop ini, para peserta akan dapat mengerti mengenai konsep dari behavior manusia, 4 karakteristik dasar manusia, bagaimana cara mengelola setiap individu yang unik, hubungan antara behavior dan komunikasi, mengelola tim kerja berdasarkan karakter, mengelola konflik antar manusia dan hubungan antara behavior dan coaching.

Dalam workshop ini kita akan mempelajari bagaimana menganalisa behavior seseorang menggunakan DISC. Penggunaan DISC ini adalah sebuah terobosan yang dapat membantu seseorang mengetahui karakter suksesnya secara cepat dan tepat dengan tingkat akurasi yang tinggi. Juga dapat digunakan untuk mengetahui peta kekuatan dan kelemahan karakter yang dimilikinya.

DISC dapat digunakan oleh setiap orang, baik dalam kehidupan pribadi maupun keperluan sebuah perusahaan dalam memaksimalkan sumber daya manusianya. Dengan mengetahui kekuatan-kekuatan yang ada dalam diri kita maka banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh, antara lain :

1. Mengetahui potensi/keahlian terpendam yang dimiliki
2. Mengetahui kesempatan/peluang masa depan
3. Mengenali kekuatan gaya bekerja, tingkat ketahanan emosi, ketepatan bahkan gaya kepemimpinan
4. Meningkatkan cara berkomunikasi yang lebih efektif
5. Membangun hubungan/relasi dengan lebih baik
6. Menyadari jebakan/ancaman yang mungkin terjadi

Sedangkan bagi perusahaan/instansi, penggunaan DISC ini juga sangat bermanfaat dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja antara lain :

1. Mengetahui potensi setiap karyawan
2. Mengenali gaya bekerja, tingkat ketahanan emosi, ketepatan bahkan gaya kepemimpinan semua level
karyawan
3. Menjadi sarana yang sangat tepat untuk recruiting, selection dan melakukan positioning di tim
kerja yang ada sehingga dapat menghasilkan ‘the right man in the right place’
4. Pemberdayaan human capital yang unggul dan mencapai sukses secara maksimal

Speaker : Julius Caesar, S.Th., CA., CHt., CNLP
1. Certified Behavioral Analyst with DISC from DR. JAKOEP EZRA, CBA, CPC
2. Certified Hypnotherapist from IBH
3. Certified Practitioner of NLP

Contact : 08812460923 dan 081904451572

Kekuatan Bertahan!

Pemimpin harus dapat bertahan, seperti seorang yang sedang memanjat gunung. Walaupun sudah lemas, ia coba bertahan sedikit lagi. Dengan kekuatan bertahan ia mencoba menggapai bukit di atasnya dan akhirnya ia sampai dan memperoleh kemenangan. Kesulitan yang datang memberikan latihan untuk bertahan, sehingga kalau kita dapat mengatasinya kita dapat dikuatkan untuk mengatasi kesulitan yang lebih besar lagi.

Christopher Colombus yang berhasil membuktikan bahwa bumi ini bulat mengalami banyak pergumulan saat hendak mengelilingi bumi untuk membuktikannya. Ia membutuhkan sponsor untuk ekspedisinya. Ia mencoba mendekati John II, Raja Portugal, kemudian pangeran Medina Celi dari Spanyol serta Raja dari Castile, Spanyol tapi ia gagal. Sepuluh tahun sudah lewat, namun ia tetap bertahan untuk mencapai cita-citanya. Yang ada dalam pikirannya bahwa ia harus membuktikan bahwa dunia ini bulat. Ia menghayatinya!

Akhirnya pada bulan April 1492 ratu dari Castile bersedia menjadi sponsor bagi ekspedisinya. Pada tanggal 12 Oktober 1492 ia mendarat di Amerika Utara. Ia berhasil menemukan dua benua baru, Amerika dan Australia karena mempunyai kekuatan bertahan! Bagaimana dengan anda?

Berjalan Lebih Cepat!

Berjalan kaki cepat, sambil menatap ke depan, akan menjadikan lebih optimis dari pada jalan kaki sambil menundukkan kepala seperti orang sedang depresi. Setahu saya, di negara maju warganya selalu berjalan lebih cepat dari pada kita. Adakah hubungan antara jalan cepat dengan kemajuan suatu bangsa? Saya kurang begitu paham, yang jelas jalan cepat menurut NLP dapat merubah submodalitas atau kondisi pikiran. Jauh lebih optimis dari pada mereka yang berjalan lambat. Bila sukses adalah permainan pikiran, maka jalan cepat mampu mempermaikan pikiran yang pesimis menjadi lebih optimis! Selamat mencoba.

Tetap Semangat!

Tetap Semangat

Dalam bekerja kita harus selalu bersemangat, walaupun kita dapat tersandung dijalan!

A. Semangat membawa kita kepada tujuan
Semangat yang kuat telah membawa para pemimpin mencapai tujuannya. Semangat yang lemah akan memberikan hasil yang lemah. Seperti api semakin besar api, semakin menciptakan panas yang membara.

B. Bergaullah dengan orang bersemangat
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang jahat apa saja yang diperbuatnya berhasil. Dimana tempat kita berkumpul menentukan arah hidup kita.

C. Semangat dapat membuat impian menjadi kenyataan
Api dalam hati mengangkat segalanya dalam hidup kita. Itulah sebabnya orang yang bersemangat begitu efektif. Orang yang bersemangat besar dengan sedikit ketrampilan, akan lebih unggul daripada orang yang terampil, namun tidak bersemangat.

Saya adalah pribadi yang berSEMANGAT! SEMANGAT-SEMANGAT-SEMANGAT!

Ingat! Keep your fire burning!